Selamat Datang di DevOps Docs

Kurikulum DevOps lengkap dalam Bahasa Indonesia — dari budaya dan SDLC, Proxmox, Linux, jaringan, Docker, hingga CI/CD, deployment produksi, DevSecOps, dan Kubernetes.

Selamat datang di DevOps Docs. Kurikulum ini disusun agar siapa pun — developer, sysadmin, QA, maupun pemula — dapat memahami dan mempraktikkan DevOps secara utuh, langkah demi langkah.

Cara memakai dokumentasi ini

Baca berurutan mulai dari Paket 1 · Modul A. Setiap modul berdiri di atas modul sebelumnya, dan setiap halaman ditutup dengan ringkasan serta tautan ke materi berikutnya.

Apa yang akan Anda pelajari

Dokumentasi ini terbagi menjadi dua paket:

Prasyarat

  • Dasar penggunaan terminal/command line.
  • Pemahaman dasar tentang cara aplikasi dijalankan di server (opsional, akan dijelaskan).
  • Rasa ingin tahu — tidak ada syarat pengalaman DevOps sebelumnya.

Hasil akhir

Setelah menuntaskan seluruh materi, Anda diharapkan mampu:

KemampuanModul terkait
Menjelaskan DevOps, SDLC, dan ekosistemnyaModul A
Menyiapkan Proxmox, VM, LXC, storage, dan networkModul B
Mengelola Linux server dari command lineModul C
Merancang dan mendiagnosis jaringanModul D
Mengamankan dan mengelola serverModul E
Mengakses server tanpa public IP dengan TailscaleModul F
Menerbitkan domain dengan Cloudflare, SSL, dan reverse proxyModul G
Men-deploy aplikasi Node.js dengan PM2Modul H
Mengemas dan menjalankan aplikasi dengan DockerModul I
Membangun CI/CD, deploy produksi, dan menjaga keandalanPaket 2 (Modul A–G)
Menerapkan DevSecOps, otomasi infrastruktur, dan KubernetesPaket 2 (Modul H–J)

Mulai dari sini

Tips

Jangan hanya membaca — praktikkan setiap contoh perintah di laptop atau VM Anda sendiri. DevOps adalah keterampilan yang paling cepat dikuasai lewat latihan langsung.

Mulailah perjalanan Anda dengan memahami apa itu DevOps dan bagaimana software dibangun:

On this page