Paket 1 · Fondasi DevOps
Sembilan modul fondasi dari budaya DevOps, virtualisasi Proxmox, Linux, jaringan, keamanan server, Tailscale, Cloudflare, deployment PM2, hingga Docker.
Paket 1 membangun fondasi praktis menjadi DevOps Engineer. Anda akan mulai dari konsep dan budaya DevOps, menyiapkan lab virtualisasi dengan Proxmox, menguasai Linux dan jaringan, lalu menerbitkan aplikasi ke internet dengan aman.
Cara belajar
Ikuti modul secara berurutan. Setiap modul memakai hasil modul sebelumnya — VM/LXC dari Modul B dipakai untuk praktik Linux, jaringan, server administration, Tailscale, dan deployment.
Modul
A — DevOps Fundamentals & Software Delivery
Apa itu DevOps, SDLC, budaya, workflow, dan arsitektur infrastruktur.
B — Proxmox VE & Virtualization
Instalasi VirtualBox/Proxmox, storage, network, VM, LXC, snapshot, dan backup.
C — Linux Fundamentals
Command line, filesystem, user/permission, package, environment, dan process/service.
D — Networking Fundamentals
IP, subnet, NAT, port, TCP/UDP, DNS, HTTP/HTTPS, dan troubleshooting jaringan.
E — Server Administration
SSH, resource server, firewall, dan hardening Linux.
F — Tailscale & Private Access
VPN mesh, SSH tanpa public IP, dan subnet router untuk Proxmox, VM, dan LXC.
G — Domain, Cloudflare & Reverse Proxy
Domain, DNS, Nginx Proxy Manager, SSL, dan Cloudflare Tunnel.
H — Application Deployment & PM2
aaPanel, deployment Node.js, PM2 production, log, dan troubleshooting.
I — Docker & Containerization
Arsitektur Docker, image/container/network/volume, Dockerfile, dan Compose.
Hasil akhir
| Kemampuan | Modul |
|---|---|
| Menjelaskan DevOps, SDLC, dan ekosistemnya | A |
| Menyiapkan Proxmox, VM, LXC, storage, dan network | B |
| Mengelola Linux server dari command line | C |
| Merancang dan mendiagnosis jaringan | D |
| Mengamankan dan mengelola server | E |
| Mengakses server tanpa public IP dengan Tailscale | F |
| Menerbitkan domain dengan Cloudflare, SSL, dan reverse proxy | G |
| Men-deploy aplikasi Node.js dengan PM2 | H |
| Mengemas dan menjalankan aplikasi dengan Docker | I |
Mulai dari fondasi:
Selamat Datang di DevOps Docs
Kurikulum DevOps lengkap dalam Bahasa Indonesia — dari budaya dan SDLC, Proxmox, Linux, jaringan, Docker, hingga CI/CD, deployment produksi, DevSecOps, dan Kubernetes.
Apa Itu DevOps dan Software Development Lifecycle (SDLC)
Pengertian DevOps, masalah yang dipecahkan, dan siklus hidup pengembangan software sebagai fondasi seluruh kurikulum.