Paket 1 · Fondasi DevOpsModul D — Networking Fundamentals

IP Address, IPv4, Subnet, dan Private Network

Memahami struktur IPv4, CIDR, subnet mask, alamat privat, dan cara merancang jaringan internal untuk Proxmox, VM, dan LXC.

Setiap perangkat yang berkomunikasi di jaringan butuh IP address. Modul ini membahas IPv4, subnet, dan private network — fondasi untuk mengatur VM/LXC, NAT, firewall, dan akses remote.

IPv4

IPv4 adalah alamat 32-bit yang ditulis sebagai empat oktet desimal, masing-masing 0–255.

192.168.1.50
  • Total: 2³² ≈ 4,3 miliar alamat.
  • Setiap oktet = 8 bit.
  • Contoh biner 192.168.1.50 = 11000000.10101000.00000001.00110010.

Bagian alamat

BagianArti
NetworkIdentitas jaringan
HostIdentitas perangkat dalam jaringan
Subnet maskMenentukan batas network dan host

Subnet mask dan CIDR

CIDR (Classless Inter-Domain Routing) menulis panjang prefix setelah garis miring.

CIDRSubnet maskJumlah alamatHost usable
/24255.255.255.0256254
/25255.255.255.128128126
/26255.255.255.1926462
/27255.255.255.2243230
/16255.255.0.065.53665.534

Rumus host usable: 2^(32 - prefix) - 2 (network dan broadcast tidak dipakai).

Contoh 192.168.1.0/24:

  • Network: 192.168.1.0
  • Host pertama: 192.168.1.1
  • Host terakhir: 192.168.1.254
  • Broadcast: 192.168.1.255

Private network

Alamat privat (RFC 1918) tidak dirutekan di internet. Alamat ini dipakai di jaringan lokal dan biasanya keluar internet lewat NAT.

RentangCIDRJumlah alamat
10.0.0.0 – 10.255.255.25510.0.0.0/816 juta+
172.16.0.0 – 172.31.255.255172.16.0.0/121 juta+
192.168.0.0 – 192.168.255.255192.168.0.0/1665 ribu

Alamat khusus lain:

RentangFungsi
127.0.0.0/8Loopback (localhost)
169.254.0.0/16Link-local (APIPA)
100.64.0.0/10Carrier-grade NAT (CGNAT)
224.0.0.0/4Multicast

Rencana alamat yang rapi

Tentukan blok jaringan sejak awal, misalnya: 192.168.1.0/24 untuk LAN, 10.10.10.0/24 untuk internal Proxmox, dan 10.20.20.0/24 untuk container. Konsistensi memudahkan firewall dan dokumentasi.

Melihat konfigurasi IP

ip -br a
ip addr show
ip route

Contoh output:

eth0    UP    192.168.1.60/24
lo      UNKNOWN 127.0.0.1/8

Cek gateway:

ip route | grep default

Menghitung subnet

Gunakan ipcalc:

apt install -y ipcalc
ipcalc 192.168.1.50/24
ipcalc 10.10.10.0/26

Atau ip route untuk melihat rute:

ip route get 1.1.1.1

Praktik: jaringan internal Proxmox

Pada Modul B kita membuat bridge vmbr1 dengan 10.10.10.1/24. Mari gunakan blok itu.

  1. Host Proxmox menjadi gateway 10.10.10.1.
  2. VM/LXC internal memakai 10.10.10.10, 10.10.10.11, dan seterusnya.
  3. Trafik keluar internet diatur lewat NAT (dibahas di halaman berikutnya).

Konfigurasi IP statis di LXC:

pct set 201 --net0 name=eth0,bridge=vmbr1,ip=10.10.10.11/24,gw=10.10.10.1
pct exec 201 -- ip -br a
pct exec 201 -- ping -c 3 10.10.10.1

Di dalam container Debian, konfigurasi permanen biasanya ada di /etc/network/interfaces atau dikelola Proxmox.

Ringkasan

  • IPv4 terdiri dari 32 bit dan ditulis dalam empat oktet.
  • CIDR dan subnet mask menentukan network serta jumlah host.
  • Alamat privat dipakai di jaringan lokal dan keluar lewat NAT.
  • Rencanakan blok IP sejak awal agar VM/LXC mudah dikelola.

Selanjutnya

Pahami bagaimana alamat privat keluar internet di Public IP, Private IP, NAT, Port Forwarding, dan CGNAT.

On this page