Domain, DNS, dan Cloudflare Fundamentals
Membeli dan mengelola domain, memahami nameserver serta record DNS, dan menghubungkan domain ke Cloudflare.
Agar aplikasi dapat diakses dengan nama yang mudah diingat, Anda memerlukan domain dan DNS. Cloudflare menambahkan DNS cepat, proxy, SSL, dan tunnel. Modul ini membahas dasarnya.
Domain dan registrar
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Registrar | Tempat membeli/mengelola domain (Namecheap, Cloudflare Registrar, dll.) |
| Registry | Pengelola TLD (mis. .com, .id) |
| Nameserver | Server yang menyimpan record DNS domain |
| Zone | Kumpulan record DNS untuk satu domain |
| TTL | Lama cache record DNS |
Membeli domain tidak otomatis menyediakan hosting. Domain hanya nama; Anda mengarahkannya ke server atau layanan melalui DNS.
Nameserver
Nameserver menentukan siapa yang menjawab pertanyaan DNS untuk domain Anda.
Registrar → Nameserver (Cloudflare) → Record DNS → IP/layananSaat memakai Cloudflare, Anda mengubah nameserver domain di registrar menjadi nameserver Cloudflare
(mis. ada.ns.cloudflare.com, bob.ns.cloudflare.com).
Propagasi nameserver
Perubahan nameserver bisa memakan waktu dari beberapa menit hingga 24–48 jam. Selama masa itu, sebagian resolver mungkin masih memakai nameserver lama.
Record DNS yang sering dipakai
| Tipe | Fungsi | Contoh |
|---|---|---|
A | Domain ke IPv4 | app.example.com → 103.47.132.10 |
AAAA | Domain ke IPv6 | app.example.com → 2001:db8::1 |
CNAME | Alias ke nama lain | www → app.example.com |
MX | mail.example.com | |
TXT | Verifikasi/SPF/DKIM | v=spf1 ... |
NS | Nameserver | ada.ns.cloudflare.com |
Setup domain di Cloudflare
- Buat akun Cloudflare.
- Klik Add a site, masukkan domain.
- Pilih paket (Free cukup untuk belajar).
- Cloudflare memindai record DNS yang ada.
- Salin nameserver Cloudflare.
- Ubah nameserver di registrar.
- Tunggu hingga status Active.
Setelah aktif, kelola record di DNS → Records.
Proxy Cloudflare: orange vs grey
| Mode | Ikon | Arti |
|---|---|---|
| Proxied | Orange cloud | Trafik melewati Cloudflare (CDN, WAF, SSL) |
| DNS only | Grey cloud | DNS langsung ke IP asal |
Kapan memakai proxied?
- Ingin menyembunyikan IP asal.
- Ingin cache, WAF, dan proteksi DDoS.
- Ingin SSL Cloudflare di edge.
Kapan memakai DNS only?
- Layanan non-HTTP (SSH, game server, mail).
- Butuh akses langsung untuk troubleshooting.
- Menggunakan Cloudflare Tunnel (biasanya record dibuat otomatis).
- Sertifikat origin tertentu yang tidak kompatibel dengan proxy.
Proxy bukan pengganti keamanan server
Cloudflare memproteksi edge, tetapi server asal tetap harus di-hardening. Jika IP asal bocor, penyerang bisa menyerang langsung.
TTL dan caching
- TTL rendah (mis. 300 detik) mempercepat perubahan tetapi menambah query.
- TTL tinggi mengurangi query tetapi perubahan lebih lambat menyebar.
- Saat akan migrasi, turunkan TTL sehari sebelumnya.
Cloudflare juga punya cache di edge. Untuk konten dinamis, pastikan aturan cache tidak menyebabkan data basi.
Praktik: menambahkan subdomain
- Di Cloudflare, buka DNS → Records → Add record.
- Tipe
A, nameapp, IPv4103.47.132.10. - Pilih Proxied atau DNS only.
- Simpan.
- Verifikasi:
dig +short app.example.com
dig app.example.com
curl -I https://app.example.comJika memakai Proxied, dig akan menampilkan IP Cloudflare, bukan IP server asal. Untuk melihat IP
asal, gunakan mode DNS only sementara atau query record langsung.
Troubleshooting DNS
| Gejala | Cek |
|---|---|
| Domain tidak resolve | Nameserver belum aktif, record salah |
| Masih IP lama | TTL/cache, flush DNS |
NXDOMAIN | Record belum dibuat atau salah nama |
| SSL error | Mode SSL Cloudflare, sertifikat origin |
| Email tidak terkirim | Record MX/SPF/DKIM |
dig NS example.com
dig +trace example.com
dig @1.1.1.1 app.example.comRingkasan
- Domain dikelola di registrar; nameserver menentukan sumber jawaban DNS.
- Record A, AAAA, CNAME, MX, dan TXT adalah yang paling umum.
- Cloudflare menyediakan DNS, proxy, SSL, dan fitur keamanan edge.
- Mode proxied menyembunyikan IP asal, tetapi server tetap harus aman.
Selanjutnya
Arahkan domain ke aplikasi dengan Reverse Proxy dan Nginx Proxy Manager.
Tailscale Private Network untuk Proxmox, VM, dan LXC
Menjadikan Proxmox sebagai gateway Tailscale, membagikan subnet internal VM/LXC, dan mengakses seluruh lab tanpa public IP.
Reverse Proxy dan Nginx Proxy Manager
Memahami reverse proxy, memasang Nginx Proxy Manager dengan Docker, dan meneruskan domain ke aplikasi di VM/LXC.